Profil KPN

Sejarah dan Profil Kampung Paytren Nusantara

Komunitas Kampung Paytren lahir berkat pemikiran 7 orang leader yang menginginkan sebuah komunitas yang benar-benar belajar berkomunitas dan berkumpul untuk sebuah mimpi besar. 7 Leader itu adalah Adhin Busro (Founder), Coless, Agus Y, Zulli F, Teguh S, Ust Antoni, Endar P.

Komunitas ini merupakan salah satu komunitas yang ada di Paytren UYM dimana sedang belajar berkomunitas secara real dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bahkan menurut Ustadz Yusuf Mansur, kampung paytren adalah role model berkomunitas yang tidak hanya bicara bisnis, namun juga yang lainnya.

Selain tentu saja bergerak berjamaah di bisnis transaksi, Komunitas ini terkenal dengan budaya bayar-bayar dan beli-beli menggunakan deposit (cashless), misalnya beli sembako, nasi uduk, bakso dan lain sebagainya. Artinya kampung paytren memang serius ingin belajar dan membudayakan cashless society secara nyata. Simak video cashless society ala kampung paytren dibawah ini,

Beli Nasi Uduk, Lontong Sayur dan Sembako Pakai Deposit Paytren

Beli Sembako Menggunakan Deposit Paytren

Aktifitas bayar-bayar beli-beli dengan deposit paytren sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum paytren launching DOQU yang bisa belanja di Alfamart dll menggunakan deposit. Makanya kemudian UYM surprise banget dan mengatakan bahwa Kampung Paytren adalah role model yang diinginkan. Simak apa kata beliau UYM yang disampaikan dalam tausiyah dan SPT Paytren di Kampung Paytren Bekasi,

Bahkan beliau Ustadz Yusuf Mansur mendoakan semoga Kampung Paytren juga menjadi Kampung Tahfidz, sebagaimana dalam voice note berikut ini,

Oleh karena itu kemudian kami menyebarkan konsep berkomunitas kami ke seluruh nusantara dan DUNIA, sehingga bisa terduplikasi dimana-mana. Mimpi kami hendak mendesain 1 juta kampung paytren nusantara.

Kami mengajak siapapun anda untuk bergabung dengan kami dalam satu komunitas yang berbicara BISNIS, EKONOMI, ILMU, MANFAAT dan lain sebagainya. Ayuk kita paytrenkan kampung (KOTA) anda.

ajak kampung lain

 

 

Comments are closed