80 Persen Tanah Indonesia Sudah Dikuasai Asing, ck ck ck….!

Memang bukan seperti penjajahan jaman dulu, namun penjajahan atas nama ekspansi dan ekonomi sudah begitu mencekik Bangsa. Sebagaimana leher yang terbelenggu dengan rantai tajam, kita bisa apa? Tidak berdaya… Mau bergerak maka belenggu di leher siap mencekik dan menusuk.. Perihhh

Seandainya para pejuang jaman dahulu tahu saat ini, mungkin mereka akan menangis. Bumi pertiwi pun turut menangis meneteskan air mata di pipi yang mulai keriput. Sebab perjuangan kemerdekaan yang dibela sampai titik darah penghabisan tidak diiringi dengan kemerdekaan bernegara.

Indonesia tanah air beta? Nyanyian merdu ini sepertinya sudah tidak berlaku lagi, sebab saat ini Indonesia tanah air Asing.. Miris

Malahan sebagian rakyat yang mengaku nasionalis merasa bangga menjadi Cungpro alias cecunguk professional atau bersembunyi di ketiak asing. Prihatin….. Mereka yang sok nasionalis, sok pancasilais malah bangga menjadi antek-antek ekonomi kapitalis asing. Munafik.. Pengkhianat bangsa.. Penyebab kehancuran NKRI

Simak apa kata tokoh yang saya ambil sumbernya dari beberapa referensi:

“60 persen aset bangsa sudah dikuasai asing, dan kita sudah hampir tidak berdaya. Tapi seakan-akan belum terjadi apa-apa,” (Djoko Santoso Jendral TNI)

“Yang cukup mengharukan adalah tanah kita ternyata 80 persen dikuasai oleh asing, 13 persen dikuasai konglomerat, sisanya tujuh dibagi untuk 250 juta jiwa,” (Syafii Maarif mantan Ketum Muhammadiyah)

“Kondisi bangsa kita saat ini sudah mengkhawatirkan sehingga tanpa dukungan dan kebijakan oleh semua elemen bangsa maka lambat laun seluruh aset akan jatuh ke tangan orang asing,” (Prof. Dr Pratikno Rektor UGM)

Memprihatinkan.. Dan apa yang sudah kita perbuat untuk bumi pertiwi? Perjuangan apa yang sudah kita usahakan agar tanah tumpah darah kita tidak dijajah? Tanya pada diri masing-masing.

Kami Paytreners sedang berjuang membangun ekonomi kerakyatan melawan system Kapitalisme dan asing. Sekecil apapun kami sudah berbuat nyata untuk negeri sebab kami cinta NKRI.

“Om, belum tentu Paytren kedepan menjadi besar dan menjadi pelopor ekonomi berjamaah”

Tidak ada masalah. Yang penting kami saat ini sudah berbuat nyata demi NKRI sambil menumbuhkan keyakinan bahwa kita bisa merebut kembali Indonesia asalkan bersatu. Kami sudah berjuang nyata disaat banyak orang2 pintar diluar sana masih saja berteori tentang persatuan Indonesia.

Sebagai penutup saya mengutip yang konon dari Umar Bin Khatab ra, ” Suatu negeri akan hancur meskipun dia makmur.” Mereka berkata,” Bagaimana suatu negeri hancur sedangkan dia makmur?” Ia menjawab ,” Jika orang-orang yang penghianat (antek asing =red) menjadi petinggi dan harta dikuasai oleh orang-orang yang fasik (Kapitalis asing= red).”

Ayuk kawan-kawan kita bersatu padu dalam system. Saatnya nanti kita Rakyat Indonesia yang akan akuisisi kembali aset-aset yang sudah tergadai. Kekuatan ekonomi berjamaah Paytren Ustadz Yusuf Mansur. Bergabunglah bersama kami:

Sumber referensi:

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/07/05/osm2k5-syafii-maarif-asing-kuasai-80-persen-tanah-indonesia
http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/11/19/40700/asing-kuasai-indonesia-6080-persen-ini-berpotensi-terjadi-benturan/#sthash.lLMYHOZw.dpbs
http://www.antaranews.com/berita/404321/asing-kuasai-70-persen-aset-negara
http://www.teropongsenayan.com/19206-aset-bangsa-dikuasai-asing-djoko-santoso-sebut-kondisi-indonesia-mengkhawatirkan

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *